Senin, 18 Februari 2013

Pelatihan Pemilihan Metode dan Media Penyuluhan



Peningkatan kemampuan para penyuluh dalam bidang tekhnologi informasi sangat penting seiring dengan kemajuan jaman. Selain banyak sumber informasi dari dunia cyber, referensi penyuluhan dapat dicari dengan cepat menggunakan tekhnologi informasi ini. Demikian pula bisnis jaringan dan promosi produk unggulan, dapat dengan cepat dan murah dilakukan menggunakan tekhnologi informasi. Oleh karenanya, sangat perlu bagi para penyuluh untuk dapat menggunakan dan menguasai tekhnologi informasi ini. Beberapa program pelatihan telah diadakan oleh kelompok jabatan fungsional Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Tulungagung. Satu diantaranya adalah yang berlangsung pertengahan bulan Februari yang lalu, tepatnya berlangsung mulai Senin, 11 Februari  hingga Sabtu, 16 Februari 2013.

Pelatihan pembuatan dan penggunaan media penyuluhan berbasis tekhnologi informasi melibatkan 40 orang peserta dari unsur penyuluh PNS dan THL. Para pelatih adalah dari unsur KJF BKPP yang telah mengikuti pelatihan sebelumnya di Balai besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan Malang. 

Materi pelatihan yang disampaikan cukup penting untuk peningkatan kinerja penyuluhan. Misalnya pemilihan metode penyuluhan sesuai dengan tingkat adopsi sasaran (petani), berdasarkan kemampuan daya serap petani dalam menerima dan menerapkan tekhnologi pertanian.  Para penyuluh sebenarnya telah mengetahui keadaan petani di wilayah binaan masing-masing, namun dengan pelatihan ini, perhatian para penyuluh akan lebih fokus  dan serius untuk menyesuaikan metode penyuluhan dengan keadaan real mereka.

Demikian pula pembuatan dan penggunaan media penyuluhan, harus sesuai dengan keadaan dan tingkat adopsi sasaran. Penyusunan Programa Desa dan RKTP telah mencantumkan keadaan petani sasaran penyuluhan di desa wilayah binaan masing-masing. Oleh karenanya, pemilihan metode dan media penyuluhan yang tepat bagi petani harus disesuaikan dengan keadaan sasaran yang tercantum dalam Programa Desa dan RKTP. Hal ini sangat penting bagi kesuksesan program penyuluhan pertanian di desa.
Dengan pelatihan ini diharapkan program penyuluhan di wilayah binaan masing-masing akan lebih mengena dan benar-benar diadopsi oleh petani. Adopsi tekhnologi pertanian akan menentukan kemajuan sektor pertanian dan tentunya meningkatkan kesejahteraan petani serta keluarganya.

Foto bersama peserta pelatihan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar