Tampilkan postingan dengan label FFD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FFD. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 November 2012

Tasyakuran Panen Raya di Desa Kiping


Pada Hari Rabu,31 Oktober 2012 Desa Kiping menyelenggarkan tasyakuran panen raya padi inpari. Acara tersebut merupakan gabungan dari beberapa kegiatan kelompok tani "Ngudi Makmur", yaitu;  pengenalan varietas unggul baru dari BPTP Karangploso Malang, demo plot pestisida produk FMC, dan tasyakuran petani menjelang panen di musim ini. Kegiatan berlangsung meriah dan melibatkan banyak pihak. Selain para petani anggota kelompok tani "Ngudi Makmur", juga aparat keamanan dan staf formulator FMC.
panitia dan FMC

Pada kesempatan ini hadir Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung (Ir. Tatang Suhartono), Kepala BKPP Tulungagung ( Ir. Dewan Hari Purnomo), Ketua DPRD Bapak Isman dan Bapak Suprapto (Pak Buyung). Hadir pula tim pengamat hama dari Provinsi Jawa Timur, para PPL di BPP Kecamatan Gondang, dan tim peneliti dari BPTP Karangploso Malang, Bapak Agus dan Bapak Suliyanto.  


pak tani pun menyanyi
 


Sebelum acara dimulai, beberapa petani tampil menyanyi di panggung dengan lagu-lagu campursari dengan iringan musik elektone lokal. Cukup meriah dan menggembirakan para hadirin. 

Sambutan pertama adalah dari ketua panitia sekaligus ketua kelompok Ngudi Makmur (Pak Sunar), yang menyampaikan tujuan diselenggarkannya kegiatan tersebut.
Pak Sunar

Beliau juga menyampaikan informasi tentang hasil ubinan dan taksiran produktivitas padi dari beberapa varietas, sebagai berikut:

 
Varietas
Hasil Ubinan(Kg)
Taksiran Produktivitas (ton/Ha)
DG-1
7,90
12,64
Inpari 11
5,60
8,96
Inpari 14
6,85
10,96
Inpari 15
6,58
10,53
Inpari 20
4,25
6,80
Sidenuk
5,60
8,96
 
Sementara itu, tim peneliti BPTP Malang mengenalkan deskripsi varietas unggul baru (VUB) padi Inpari 11,14,15,20 dan Sidenuk dengan deskripsi varietas berikut:
Tim BPTP Malang (P. Agus dan P Suliyanto)

 Varietas unggul baru (VUB) Inpari yang dikenalkan di Desa Kiping, MK-II/2012:  
Varietas
Th. dilepas
Umur (hari)
Hasil(ton/Ha)
Rasa nasi
Tahan/toleran thd H.P
Inpari 11
2009
108
6,25 - 8,80
Pulen
HDB(S-III),Blas
Inpari 14
2011
113
6,60 - 8,20
Pulen
HDB(S-III),Blas
Inpari 15
2011
117
6,10 - 7,50
Pulen
WCk (1),HDB(S-III),Blas
Inpari 20
2011
104
6,40 - 8,80
Pulen
WCk(1),HDB(S-III),Blas
Sidenuk
2011
103
6,90 - 9,10
Pulen
WCk (1,2,3)HDB(SIII),Blas
PPL BPP Gondang bersama peneliti

Di dalam sambutannya Bapak Isman (Ketua DPRD) menyampaikan tentang pentingnya bersyukur atas semua nikmat yang dilimpahkan kepada kita serta jangan sampai menjadi kaum yang ingkar pada nikmat Allah. Demikian juga Bapak Suprapto atau yang lebih dikenal dengan Pak Buyung, lebih banyak mencermati tentang jumlah petani di Kabupaten Tulungagung dan alokasi anggaran dari APBD yang kurang seimbang.
Pak Buyung (DPRD)
Jumlah penduduk yang bekerja di sektor pertanian paling banyak, namun anggaran untuk bidang tersebut masih minim. Selain itu beliau juga menyinggung soal perda ketahanan pangan, kestabilan harga saat panen dan lahan pertanian abadi yang tidak dialih fungsikan. Belaiu juga menyatakan bersedia hadir jika ada undangan dari petani, untuk kesempatan apapun.
Pak Isman (Ketua DPRD)
Pak Tatang (Kepala Dinas Pertanian Kab.Tulungagung) mengucapkan terimakasih kepada tim peneliti BPTP Malang yang rajin turun ke desa untuk bekerja sama dengan petani mengenalkan varietas padi baru yang memiliki banyak keunggulan. Menurut Pak Tatang, usaha yang paling menguntungkan saat ini adalah bertani padi. Apalagi jika produksi lebih dari 8 ton per Hektar. 
Beliau juga mengatakan bahwa anggaran untuk pertanian dari APBD masih minim, sehingga sering harus mengajukan anggaran dari APBN di Jakarta. Pada kesempatan ini Pak Tatang menyampaikan permohonan maaf dan berpamitan untuk mengundurkan diri sebagai kepala dinas karena dicalonkan menjadi Bupati untuk periode 2013-2018 berpasangan dengan Bapak Isman. Pak Tatang memohon do'a restu kepada semua yang hadir. Beberapa tugas yang belum diselesaikan sebagai Kepala Dinas Pertanian, akan dituntaskan pada waktu yang akan datang oleh pengganti beliau di Dinas Pertanian atau jika diberikan kesempatan untuk menduduki posisi kepala daerah di Tulungagung. Beliau menyatakan akan mengurus lebih baik para petani jika menjabat kepala daerah. 

Pak Tatang meminta kepada Pak Sali, mantri tani Kecamatan Gondang untuk mencatat apa saja yang fasilitas yang diinginkan petani ; saluran tersier, pompa air, sumur, jalan usaha tani, dan lain-lain. Kontak tani yang hadir dari desa-desa sekitar juga mendapat kesempatan untuk menyampaikan usulan sarana pertanian untuk desa mereka.
Pak Isman dengan 'Sewu Kutho'
Staf FMC

Acara diakhiri setelah sesi pembagian hadiah oleh panitia untuk para hadirin. Sebelumnya ada acara tasyakuran dengan dipimpin oleh sesepuh Desa Kiping, Bapak Tomo.Penutupan dengan do'a dan acara lain-lain; makan bersama. 

Rabu, 11 Januari 2012

Panen Raya Padi Kerjasama BPP Gondang dan PT. DAPI

Hari Selasa, 10 Januari 2012. Ada pemandangan yang tidak biasa di BPP Gondang. Spanduk dan umbul-umbul berjajar rapi di sepanjang jalan menuju kantor BPP. Tenda merah terpasang di halaman BPP sejak Hari Senin, 9 Januari 2012. Selasa paginya, sudah lengkap dengan panggung dan barisan kursi oranye.
umbul umbul di sepanjang jalanan menuju BPP
tenda merah, panggung, dan kursi oranye




Event besar yang tidak biasa ini bertajuk Panen Raya Padi Demplot PT. DuPont. Memang, musim tanam kali ini, sebagian lahan sawah di sekitar kantor BPP Gondang digunakan untuk demplot dari salah satu produk PT. DuPont , yaitu Prevathon 50 SC. Insektisida sistemik yang ramah lingkungan. 

Menurut Edi Sapto Dewo, dari Pusat Pengembangan dan Penelitian PT DAPI (DuPont Agricultural Products Indonesia) , Prevathon 50 SC merupakan insektisida golongan baru yang memiliki kandungan kimia relatif aman terhadap manusia, mamalia, ikan, dan serangga berguna seperti lebah penyerbuk. (http://suaramerdeka.com/harian/0711/19/eko07.htm)

penimbangan hasil ubinan lahan dem perlakuan

Pagi sebelum acara mulai, petani pemilik lahan telah melakukan pengubinan untuk membuktikan hasil perlakuan insektisida Prevathon 50 SC. Pembandingnya adalah kontrol yaitu lahan sawah di sampingnya yang tidak menggunakan Prevathon 50 SC.

Hasil penimbangannya seperti yang disampaikan Pak Sarwani (Koordinator PPL BPP Gondang), yaitu di lahan yang menggunakan Prevathon adalah 6,75 kg dan yang tidak menggunakan Prevathon adalah 5,25 kg.

Beberapa gerai tenda untuk display produk PT. DAPI juga telah siap sejak pagi. Termasuk divisi benih yang menampilkan benih jagung Pioneer dan padi hibrida.
Display produk PT. DAPI













Pak Masduki di gerai divisi benih




















Padi HIPA 8 dan jagung P 21














Peserta yang diundang sebanyak 150 orang, yaitu para petani kelompok pria maupun wanita dari semua desa di wilayah Kecamatan Gondang.

Registrasi peserta 














Ketua KTNA Kecamatan, Mantri Tani dan para kontak tani













Sebagian peserta menuju tenda















Peserta














Sambutan BKPP (Ir. Suhono)

Banyak informasi yang disampaikan baik dari BPP maupun BKPP untuk para peserta yang hadir.  
Bapak Ir. Suhono dari BKPP Tulungagung, menyampaikan pesan mengenai peminjaman modal melalui UKM yang bisa diakses oleh petani untuk pengembangan usaha pertanian dan peternakan mereka.

Sementara Bapak Sarwani,SP. (Koordinator PPL BPP Gondang) menekankan penggunaan pupuk organik untuk semua lahan pertanian, sekaligus menunjukkan hasil demplot pupuk organik yang dilakukan di lahan sawah BPP Gondang. Pak Sarwani juga mempersilahkan para peserta untuk melihat halaman belakang BPP yang sedang dilaksanakan demplot penggemukan kambing dengan pakan kering.

Berikut ini adalah sebagian foto yang diambil dalam acara ini, semoga dapat memberi gambaran tetang pelaksanaan kegiatannya.
 
Welcome song, Pak Hariyadi "Pesolima"
Persiapan konsumsi dari Restoran Mak Nyang, Bolorejo, Kauman
Pembukaan oleh MC
Sambutan PT. Du Pont


Panen simbolis
Perwakilan BKPP, BPP, PT. DuPont, Petani
Perwakilan PT Du Pont dan Petani
Meja konsumsi
Makan bersama
Kandang kambing BPP Gondang
Lahan BPP Gondang
Melihat kambing
Paduan suara BPP Gondang






































































































































































Di akhir kegiatan, setelah lelah mondar mandir dan bantu sana sini, ibu-ibu PPL BPP Gondang  secara spontan membentuk grup paduan suara.

Ternyata menyanyi itu bisa jadi obat lelah ya...hehe..