Selasa, 19 Januari 2021

 Evaluasi Kinerja Penyuluh di BPP Gondang

 

         Agenda rutin tahunan penyuluhan pertanian di Kabupaten Tulungagung adalah Evaluasi Kinerja Penyuluh Pertanin. Sesuai permentan No 91 th 2013 tentang Evaluasi Kinerja Penyuluhan (EKP), kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui kinerja Penyuluh Pertanian sesuai dengan tugas dan fungsinya, dan memberikan masukan untuk perbaikan kinerja Penyuluh Pertanian sesuai dengan tugas dan fungsinya.

 

 

Adapun kegiatan EKP di BPP Kecamatan Gondang terlaksana pada Hari Rabu, 13 Januari 2021 sesuai jadwal yang diberikan KJF PPL Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung. Kegiatan ini berjalan lancar meskipun sempat tertunda selama lebih dari satu bulan karena pandemi Covid-19 yang semakin memburuk.

 

Adalah 16 point yang merupakan sasaran evaluasi kinerja bagi penyuluh pertanian lapangan, baik PNS maupun THLTBPP.

 

 

 

 

 

 Berikut adalah parameter penilaian beserta skor nilai untuk masing-masing parameter sesuai permentan No. 91 Th 2013.

INDIKATOR KINERJA

PENYULUH PERTANIAN

 

PARAMETER

 

KRITERIA

 

SKOR

Persiapan Penyuluhan Pertanian

1.    Membuat data potensi wilayah dan agro ekosistem yang terdiri atas:

a. Peta Wilayah Kerja

A.

a, b, c, d, dibuat

5

b. Peta Potensi Wilayah Kerja

B.

b dan d dibuat

4

c. Monografi Wilayah Kerja

C.

c dan d dibuat

3

d. RKPD (Rencana Kegiatan Penyuluhan Desa)

D.

a dan d dibuat

2

 

E.

d dibuat

1

2.    Memandu (pengawalan dan pendampingan) Penyusunan RDKK

a. RUK/RUB (Rencana Usaha Kelompok/Rencana Usaha Bersama)

A.

Memandu merumuskan a, b, c, dan d

5

b. RDK (Rencana Definitif Kelompok)

B.

Memandu merumuskan

b, c, dan d

4

c. RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok)

C.

Memandu merumuskan a, c, dan d

3

d. RDKK pupuk bersubsidi sesuai

dengan kebutuhan petani

D.

Memandu merumuskan

c dan d

2

 

E.

Memandu merumuskan

a atau b

1

3.    Penyusunan programa penyuluhan pertanian desa dan kecamatan:

a. Penyusunan programa penyuluhan pertanian desa / kelurahan

A.

Terlibat dalam kegiatan a, b, c, d dan e

5

b. Rekapitulasi Programa Desa/Kelurahan

B.

Terlibat dalam kegiatan a, c, d dan e

4

c. Pemeringkatan Masalah

C.

Terlibat dalam kegiatan

a, d dan e

3

d. Pembuatan Draft Programa

D.

Terlibat dalam kegiatan

b dan d

2

e. Sinkronisasi Kegiatan Penyuluhan

E.

Terlibat dalam kegiatan

e

1

4.    Membuat Rencana Kerja Tahunan Penyuluh Pertanian (RKTPP) yang memuat:

a. Keadaan Wilayah (potensi, produktivitas, lingkungan usaha pertanian, perilaku petani dll)

A.

a, b, c, dan d, dibuat

5

b. Penetapan Tujuan

B.

b dan d dibuat

4

c. Penetapan Masalah

C.

c dan d dibuat

3

d. Rencana Kegiatan (menggambarkan apa yang dilakukan untuk mencapai tujuan, bagaimana caranya, siapa yang melakukannya, siapa sasarannya, dimana, kapan, berapa biaya, dan apa hasil yang akan dicapai untuk mencapai masalah yang dituangkan dalam bentuk matrik)

D.

a dan d dibuat

2

E.

d dibuat

1

 

INDIKATOR KINERJA

PENYULUH PERTANIAN

 

PARAMETER

 

KRITERIA

 

SKOR

Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian

5.    Melaksanakan desiminasi/penyebaran materi penyuluhan sesuai kebutuhan petani (dalam satu tahun):

 

A.

Menyebarkan >12

judul/topik

5

B.

Menyebarkan 8 s/d 12

judul/topik

4

C.

Menyebarkan 5 s/d 7

judul/topik

3

D.

Menyebarkan 2 s/d 4

judul/topik

2

E.

Menyebarkan hanya 1

judul/topik

1

6. Melaksanakan penerapan metoda penyuluhan pertanian di wilayah binaan dalam bentuk Kunjungan/tatap muka (perorangan/kelompok/ massal) (dalam satu tahun terakhir):

 

A.

≥ 60 kali

5

B.

45 s/d 59

4

C.

30 s/d 44

3

D.

15 s/d 29

2

E.

< 15

1

7.

Melaksanakan penerapan metoda penyuluhan pertanian di wilayah binaan dalam bentuk Demontrasi/SL (dalam satu tahun terakhir)

 

A.

≥ 3

5

 

 

 

C.

2

3

 

 

 

E.

1

1

8.

Melaksanakan penerapan metoda penyuluhan pertanian di wilayah binaan dalam bentuk Temu-temu (temu lapang, temu wicara, temu teknis, temu karya, temu usaha) ( dalam satu tahun terakhir)

 

A.

≥ 3

5

 

 

 

C.

2

3

 

 

 

E.

1

1

9.

Melaksanakan penerapan metoda penyuluhan pertanian di wilayah binaan dalam bentuk Kursus (dalam satu tahun terakhir)

 

A.

≥ 3

5

 

 

 

C.

2

3

 

 

 

E.

1

1

 

10. Melakukan peningkatan kapasitas petani terhadap akses informasi dalam mengembangkan usahatani:

 

a. Memberi informasi dan menunjukkan

sumber Informasi

A.

a, b, c, dan d dilakukan

5

 

b. Membangun jejaring kerja antar petani

B.

a, b dan c dilakukan

4

 

c. Membangun kemitraan

C.

a dan b dilakukan

3

 

d. Memandu membuat proposal kegiatan

D.

a dan d dilakukan

2

 

 

E.

a dilakukan

1

 

INDIKATOR KINERJA

PENYULUH PERTANIAN

 

PARAMETER

 

KRITERIA

 

SKOR

 

11. Menumbuhkan kelompoktani/gapoktan dari aspek kualitas dan kuantitas

 

a. Kelompoktani

A.

Lebih dari 2

Kelompoktani dan 1 Gapoktan

5

 

b. Gapoktan

B.

2 Kelompoktani

4

 

 

C.

1 Gapoktan

3

 

 

D.

1 Kelompoktani

2

 

 

E.

Tidak ada penumbuhan

1

12.

Meningkatkan kelas kelompoktani dari

aspek kuantitas dan aspek kualitas:

 

 

 

a. Dari Kelompoktani Pemula ke Lanjut

A.

Lebih dari 3

Kelompoktani

5

b. Dari Kelompoktani Lanjut ke Madya

B.

3 Kelompoktani

4

c. Dari Kelompoktani Madya ke Utama

C.

2 Kelompoktani

3

 

D.

1 kelompoktani

2

 

E.

Tidak ada peningkatan

1

13. Menumbuhkan dan mengembangkan kelembagaan ekonomi petani dari aspek jumlah,

dan kualitas:

 

a. BUMP yang berbentuk Perseroan

Terbatas dan sudah berbadan hukum

A.

Memfasilitasi a, b,

c,dan d

5

 

b. BUMP yang berbentuk Peseroan

Terbatas dan belum berbadan hukum

B.

Memfasilitasi a, b dan c

4

 

c. BUMP yang berbentuk Koperasi Tani

sudah berbadan hukum

C.

Memfasilitasi a dan b

3

 

d. BUMP yang berbentuk Koperasi Tani

belum berbadan hukum

D.

Memfasilitasi c dan d

2

 

 

E.

Memfasilitasi d

1

14. Meningkatnya produksi komoditi unggulan di WKPP dibandingkan produksi sebelumnya

 

A.

5 % atau lebih

5

B.

4 - < 5 %

4

C.

3 - < 4 %

3

D.

2 - < 3 %

2

E.

0 - < 2 %

1

Evaluasi dan Pelaporan

15. Melakukan evaluasi pelaksanaan penyuluhan pertanian:

 

A.

Lebih dari 4 kali

5

B.

Sebanyak 4 kali

4

C.

Sebanyak 3 kali

3

D.

Sebanyak 2 kali

2

E.

Sebanyak 1 kali

1

 

16. Membuat laporan pelaksanaan penyuluhan pertanian:

 

a. Laporan Setiap Bulan

A.

a, b, c, d, dibuat

5

 

b. Laporan Setiap Tri Wulan

B.

a, b, dan c dibuat

4

 

c. Laporan Setiap Semester

C.

a, b, dan d dibuat

3

 

d. Laporan Setiap Tahun

D.

a dan d dibuat

2

 

 

E.

a dibuat

1

 

 

 

 

 

Selasa, 05 Januari 2021

TEMU WICARA 3 DESEMBER 2020 BALAI DESA DUKUH

 


Permasalahan dalam bidang pertanian selalu saja terjadi, dengan kendala yang datang silih berganti.  Hal ini tentu saja memerlukan pemecahan dengan segera sehingga petani sebagai ujung tombak pertanian tidak menjadi resah.  Berbagai pihak terutama pemerintah yang dalam skala daerah diwakilkan oleh dinas pertanian beserta perangkat kerja berupaya menggandeng semua pihak yang berkepentingan untuk dapat duduk bersama mencari solusi dari setiap permasalahan yang terjadi.

Wilayah kecamatan Gondang merupakan daerah strategis bagi pengembangan pertanian terutama tanaman pangan, mayoritas lahan pertanian di kecamatan Gondang merupakan sawah irigasi teknis yang tentu saja sangat cocok untuk pertanaman padi sepanjang tahun. Beberapa desa juga mengusahakan tanaman lain seperti palawija, hortikultura atau ubi kayu. Oleh karena itu sangat diperlukan untuk melakukan peningkatan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian, serta peningkatan ketrampilan disertai pembinaan semangat kerja, disiplin dan tanggungjawab terhadap pelaku utama. Terlebih karena kondisi hampir sama maka permasalahan yang dihadapi oleh tiap desapun hampir sama. Dengan adanya pertemuan rutin seluruh ketua poktan dan gapoktan sekecamatan Gondang maka sangat membantu bagi mereka karena bisa berbagi pengalaman. Terlebih jika ada permasalahan yang melibatkan antar desa, maka pertemuan ini akan memudahkan untuk bermusyawarah.

Bagi petugas dari pemerintah sendiri, pertemuan ini sangat membantu, terutama apabila ada program atau teknologi baru yang harus disampaikan akan lebih efektif dan efisien.  Karena selaku ketua, mereka bisa menjadi panutan bagi anggotanya di desa mereka masing-masing.

Selain itu, permasalahan-permasalahan yang ada/muncul dapat segera tertangani karena pada pertemuan ini biasanya akan melibatkan beberapa pihak/instansi terkait.

Hal-hal yang dibahas dalam pertemuan

1.      Kondisi pupuk subsidi untuk musim tanam III hingga akhir tahun 2020

2.      Informasi e-RDKK tahun 2021

3.      Program pengendalian hama tikus

4.      Program Kampung Buah kabupaten Tulungagung tahun anggaran 2021

5.      Pemilihan pengurus Paguyuban Poktan – Gapoktan Kecamatan Gondang Tahun bakti 2021


Jumat, 06 September 2019

TEMU TANI ( UPAYA PENGENDALIAN HAMA WERENG COKLAT ) DI DESA SEPATAN


TEMU TANI ( UPAYA PENGENDALIAN HAMA WERENG COKLAT ) 
DI DESA SEPATAN




Desa Sepatan adalah salah satu desa di Kecamatan Gondang yang memiliki potensi pertanian dengan komoditi tanaman padi. Tanaman padi yang ditanam dengan pola tanam padi-padi-padi (IP 300) menjadikan petani Desa Sepatan harus pandai-pandai mengendalikan hama dan penyakit tanaman padi.
Pertengahan bulan Agustus kemarin pada beberapa hamparan padi mulai muncul serangan hama yang menjadi momok petani dimanapun yaitu Wereng Batang Coklat (WBC). Pada bulan ini (Sepetember) bagi desa-desa yang memasuki awal musim tanam harus waspada terhadap serangan hama ini.
Sebagai usaha mengendalikan WBC tanaman padi maka pada hari Sabtu, 6 September 2019 dilaksanakan kegiatan Temu Tani oleh perusahaan pestisida Corteva yang bertempat di Balai Desa Sepatan dihadiri oleh PPL Desa Sepatan, Petugas POPT, Kelompok Tani Desa Sepatan dan  kurang lebih 150 petani dari beberapa desa.
Hama wereng coklat merupakan hama utama padi yang dapat menyebabkan menurunnya produktifitas bahkan gagal panen (puso). Gejala serangan wereng coklat menjadikan tanaman padi mengering atau hopperburn karena wereng coklat menghisap cairan tanaman padi bahkan WBC dapat menularkan virus kerdil runput maupun kerdil hampa. Siklus hidup wereng coklat yang kurang lebih 28 hari menjadikan petani harus melakukan pengamatan secara intensif. Hama wereng coklat memiliki keistimewaan semua stadianya menyereng tanaman padi.
WBC berkembangbiak secara sexual, masa pra peneluran 3-4 hari untuk brakiptera (bersayap kerdil) dan 3-8 hari untuk makroptera (bersayap panjang). Telur biasanya diletakkan pada jaringan pangkal pelepah daun, tetapi kalau populasinya tinggi telur diletakkan di ujung pelepah dan tulang daun. Telur diletakkan berkelompok, satu kelompok telur terdiri dari 3-21 butir.Satu ekor betina mampu meletakkan telur 100-500 butir. Telur menetas setelah 7-10 hari. Muncul wereng muda yang disebut nimfa dengan masa hidup 12-15 hari dan setelah fase ini menjadi wereng dewasa.Dalam perkembangan hidupnya, wereng batang coklat mempunyai tiga stadium pertumbuhan yaitu stadium telur, nimfa dan dewasa.
Nimfa mengalami lima instar, dan rata-rata waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan periode nimfa adalah 12.82 hari. Nimfa dapat berkembang menjadi dua bentuk wereng dewasa. Bentuk pertama adalah makroptera (bersayap panjang) yaitu wereng batang coklat yang mempunyai sayap depan dan sayap belakng normal. Bentuk kedua adalah brakiptera (bersayap kerdil) yaitu wereng batang coklat dewasa yang mempunyai sayap depan dan sayap belakang tumbuh tidak normal, terutama sayap belakang sangat rudimenter.
Pada daerah lain stadium telur membutuhkan waktu antara 7-11 hari. Nimfa yang baru menetas berwarna keputihan dan berangsur menjadi coklat. Stadium nimfa terjadi 5 kali pergantian kulit dan waktu yang dibutuhkan pada masing-masing instar adalah 2-4 hari (lihat gambar 2) Wereng batang coklat dewasa mempunyai dua bentuk, sayap panjang (makroptera) dan sayap pendek (brakiptera). Bentuk makroptera merupakan indikator populasi pendatang dan emigrasi, sedangkan brakiptera populasi penetap.Suhu optimum untuk perkembangan antara 18-280C.
Beberapa teknik pengendalian WBC diantaranya :
1.      Tanam Padi Secara Serentak
Tanam padi secara serentak dalam areal yang luas tidak dibatasi oleh batas administrasi.  Wereng coklat imigran terbang bermigrasi tidak dapat dihalangi oleh sungai atau lautan.  Bila suatu daerah panen atau puso maka wereng makroptera (bersayap panjang) akan terbang bermigrasi mencari tanaman muda dalam populasi tinggi, hinggap  (landing) dan berkembang biak pada tanaman padi muda.  Bila areal tempat migrasi sempit, maka populasi imigran akan padat.
2.      Penggunaan Varietas Tahan
Penggunaan varietas tahan disesuaikan dengan keberadaan biotipe wereng coklat yang ada di lapangan. Saat ini, biotipe wereng coklat yang berkembang di lapang didominasi oleh biotipe 3 dan dibeberapa tempat telah ada biotipe 4 sehingga memerlukan varietas unggul baru (VUB) yang memiliki ketahanan terhadap biotipe tersebut. Badan Litbang Pertanian telah menyediakan beberapa VUB yang tahan terhadap biotipe tersebut, yaitu Inpari 13, Inpari 31 dan Inpari 33.
3.      Waktu Pesemaian  Padi
Penetapan waktu pesemaian ditentukan oleh kapan puncak wereng imigran yang tertangkap lampu perangkap.  Bila datangnya wereng imigran tidak tumpang tindih antara generasi maka  pesemaian hendaknya dilakukan pada 15 hari setelah puncak imigran. 
Bila datangnya wereng dari generasi yang tumpang tindih, maka akan terjadi bimodal (dua puncak). Pesemaian hendaknya dilakukan pada 15 hari setelah puncak imigran ke-2.
4.      Pengamatan Wereng Coklat di Pertanaman
Pengamatan atau Monitoring wereng coklat  pada 1-2 minggu sekali. Ambil  contoh 20 rumpun arah diagonal.  Hitung jumlah wereng coklat pada minggu ke- i (Ai) dan musuh alami laba-laba + Paederus +Ophionea+Coccinella pada minggu ke-i (Bi) dan Cyrtorhinus pada minggu ke-i (Ci).
5.      Penggunaan Insektisida
Penggunaan insektisida harus memperhatikan berbagai factor, antara lain:
·         Aplikasi insektisida dilakukan saat air embun tidak ada antara pukul 08.00 pagi sampai pukul 11.00, dilanjutkan sore hari. Insektisida harus sampai pada batang padi.
·         Tepat dosis dan jenisnya yaitu yang berbahan aktif Pymetrozine, dinotefuran.
·         Tidak melawan arah angin. (anis)



Kamis, 15 Agustus 2019

STUDI BANDING KWT SEJAHTERA DESA SIDEM


 

STUDI BANDING KWT SEJAHTERA DESA SIDEM

Pada tertengan bulan Agustus lalu tepatnya hari Rabu, tanggal 14 Agustus 2019 Kelompok Wanita Tani (KWT) Sejahtera Desa Sidem melaksanakan kegiatan Studi Banding ke beberapa tempat di wilayah Kabupaten Tulungagung. Kegiatan yang diikuti kurang lebih 50 orang ini terdiri dari pengurus dan anggota KWT Sejahtera Desa Sidem serta PPL Kecamatan Gondang.
Kunjungan pertama ke rumah pengusaha pembibitan sayuran beralamat di Desa Wonorejo Kecamatan Sumbergempol. Disana ibu-ibu anggota KWT Sejahtera mengetahui bagaimana cara pembibitan sayuran secara baik. Mereka sangat antusias mendengarkan penjelasan dari Bapak Ali Ashari selaku pemilik areal pembibitan sayuran. Mulai dari persiapan media pembibitan (tanah dan pupuk kandang 2:1) dalam polybag kecil, peletakan benih satu per satu, penyiraman hingga bibit sayuran tersebut siap tanam.
                Berikutnya berkunjung ke Peternak Ayam Arab di Desa Tulungrejo Kecamatan Karangrejo.  Sesampai di rumah Bapak H. Saiful rombongan KWT Sejahtera langsung disambut dengan ramah. Ibu-ibu  anggota KWT Sejahtera langsung diajak ke tempat penetasan telur disana  diberi penjelasan tentang proses dari awal cara memperoleh kuthuk dari mesin penetas. Dilanjutkan mengunjungi kandang ayam arab yang setiap hari dipanen telurnya.

Kunjungan terakhir ke Desa Dono Kecamatan Sendang tepatnya ke pengusaha emping jagung. Di rumah yang sangat sederhana ini rombongan KWT Sejahtera disambut dengan ramah oleh Bapak Nur Hadi sang pemilik usaha emping jagung. Beliau memberikan paparan secara runtut mulai awal bagaimana proses pembuatan emping jagung dengan membagikan makalah yang telah disusunnya. Sambil mendengarkan paparan, ibu-ibu KWT Sejahtera menikmati hidangan yang disuguhkan tak ketinggalan emping jagung buah tangan Pak Nur begitu beliau dipanggil. Kemudian ibu-ibu KWT Sejahtera diajak melihat langsung dapur pembuatan  emping jagung.  Emping jagung yang diproduksi hanya varian rasa original tanpa varian yang lain. Ini disebabkan melihat selera konsumen yang lebih menyukai emping jagung rasa original.
Sebelum berpamitan ibu-ibu KWT Sejahtera menyempatkan foto bersama di depan rumah. Semoga ilmu yang didapat dapat bermanfaat bagi ibu-ibu KWT Sejahtera Desa Sidem untuk mengembangkan usaha agribisnisnya di Desa Sidem. (anis)

Minggu, 18 Februari 2018

HAMA LALAT BIBIT

Hydrellia philippina Ferino
Diptera: Ephyridae

Lalat bibit (Gambar 35) menyerang tanaman padi yang baru ditanam pindah pada sawah yang selalu tergenang. Stadia hama yang merusak tanaman padi adalah larvanya (Gambar 36). Larva lalat bibit berwarna kuning kehijau-hijauan yang tembus cahaya, berada di bagian tengah daun yang masih menggulung. Larva bergerak di kebagian tengah tanaman merusak jaringan bagian dalam sampai titik tumbuh daun.
Gejala kerusakan adalah bercak-bercak kuning yang dapat dilihat di sepanjang tepi daun yang baru muncul dan daun yang terserang mengalami perubahan bentuk (Gambar 38). Telur diletakkan pada permukaan atas daun, berwarna keputih-putihan dan berbentuk lonjong seperti pisang (Gambar 37). Siklus hidupnya 4 minggu.
Tanaman yang terserang anakannya menjadi berkurang dan serangan berat dapat memperlambat fase pematangan 7-10 hari. Tanaman pada dasarnya dapat mengkompenseasi  asalkan tidak ada serangan hama lainnya atau tekanan lingkungan yang mempengaruhi.
Cara pengendalian
  1. Keringkan sawah
  2. Pengendalian lalat bibit yang tepat adalah pencegahan karena ketika gejala kerusakan terlihat di lapang, lalat bibit sudah tidak ada di pertanaman
  3. Penggunaan insektisida (bila diperlukan) adalah yang berbahan aktif : - bensultap, BPMC, atau - karbofuran.
gambar lalat bibit
gambar Larva lalat bibit.
Lalat bibit. Larva lalat bibit.
gambar telur lalat bibit
Gambar gejala serangan lalat bibit
Telur lalat bibit
berbentuk lonjong seperti pisang.
Gejala serangan larva lalat bibit
mengakibatkan daun berubah bentuk dan
terlihat ada bercak-bercak kuning
di sepanjang tepian daun.
Terakhir Diperbaharui pada Selasa, 11 Desember 2012

 http://sulsel.litbang.pertanian.go.id/ind/index.php?option=com_content&view=article&id=781&Itemid=315

Minggu, 05 Maret 2017

13 Manfaat Daun Kelor

manfaat daun kelor 
 sumber: http://familinia.com/manfaat-daun-kelor/


Tanaman kelor telah lama dikenal sebagai tanaman yang kaya nutrisi dan memiliki khasiat sebagai obat sejak berabad-abad yang lalu. Bahkan masyarakat Mesir kuno telah menggunakan minyak kelor untuk mengobati lebih dari 300 macam penyakit.
Pada tahun 1999, seorang peneliti, Fuglie LJ mempublikasikan hasil penelitiannya mengenai tanaman kelor dalam buku “The Miracle Tree: Moringa oleifera: Natural Nutrition for the Tropics”.
Dalam bukunya tersebut ia menyebutkan bahwa daun kelor ternyata mengandung kadar nutrisi yang tinggi seperti vitamin A, vitamin C, Vit B, mineral kalsium, zat besi, kalium, dan protein yang mudah dicerna dan diserap oleh tubuh manusia. Tidak hanya itu, daun kelor juga mengandung lebih dari 40 antioksidan.

Berbagai manfaat daun kelor

Segudang manfaat daun kelor membawa dampak positif bagi kesehatan manusia. Maka dari itu, anda perlu menyimak beberapa khasiat daun kelor berikut ini:

1. Mengobati penyakit liver

manfaat daun kelor
Image: www.lifeextension.com
Secara historis, daun kelor telah banyak digunakan di Eropa sebagai salah satu bahan alami pembersih liver atau organ hati.
Daun kelor disebut-sebut memiliki kemampuan Phytotherapy atau kemampuan melindungi organ hati dari kerusakan, seperti penyakit hepatitis dan sirosis. Sebuah penelitian yang dilakukan beberapa ilmuwan di negara Jerman melaporkan bahwa daun kelor mengandung senyawa silymarin yang merupakan agen hepatotoksik atau senyawa yang dapat menetralkan racun penyebab kerusakan hati dan melindunginya dari infeksi penyakit.
Tidak hanya itu, senyawa aktif yang terkandung dalam daun kelor mampu merangsang pembentukan sel hati yang baru untuk menggantikan sel hati yang telah rusak. Jadi jika anda ingin menjaga hati anda dari kerusakan, jangan ragu untuk mengkonsumsi daun kelor setiap hari.

2. Mencegah diabetes

Penyakit diabetes adalah ancaman bagi masyarakat modern saat ini, dikarenakan pola hidup yang tidak sehat dan konsumsi makanan yang mengandung kadar gula yang tinggi.
Penyakit diabetes adalah akibat melemahnya atau menurunnya fungsi insulin, hormon pengatur kadar gula darah dalam tubuh. Penelitian menyebutkan bahwa seseorang yang kekurangan Vitamin D memiliki resiko yang tinggi menderita penyakit diabetes karena vitamin ini diperlukan oleh sel islet dalam pankreas untuk memproduksi insulin.
Daun kelor mengandung kadar vitamin D yang tinggi dan asam askorbat yang juga berperan dalam proses sekresi insulin. Mengkonsumsi daun kelor setiap hari dapat membantu anda dan keluarga anda terhindar dari penyakit diabetes terutama jika anda memiliki riwayat keluarga dengan penyakit tersebut.

3. Menghilangkan nyeri pada rematik

khasiat daun kelor
Image: urcg.me
Penyakit rematik atau nyeri sendi dapat menyerang siapa saja dan rasa sakit yang ditimbulkannya dapat mengganggu aktifitas sehari-hari.
Daun tanaman kelor mengandung senyawa kolkisin yang merupakan kelompok alkaloid. Senyawa ini mampu menurunkan rasa nyeri akibat penyakit rematik dikarenakan memiliki khasiat anti peradangan atau anti inflamasi. Efek yang ditimbulkan kolkisin cukup cepat yakni antara 0,5 – 2 jam setelah rasa sakit datang.
Saat terjadi peradangan dan timbul rasa sakit, anda bisa mengkonsumsi daun kelor untuk mengurangi rasa sakitnya. Dibanding dengan obat-obatan kimia, daun kelor tidak memiliki efek samping yang berbahaya.

4. Memperkuat kekebalan tubuh

Sistem imun atau sistem kekebalan tubuh adalah salah satu sistem organ penting dalam tubuh yang berfungsi mempertahankan tubuh dari serangan penyakit, termasuk kuman dan paparan zat berbahaya seperti racun, radikal bebas maupun zat kimia.
Daun kelor mengandung senyawa klorofil atau zat hijau daun yang telah terbukti berperan dalam proses detoksifikasi racun dan mampu meningkatkan kekebalan tubuh. Daun kelor mengandung klorofil dengan konsentrasi yang lebih tinggi dibanding sayuran lainnya, dimana kadar klorofil yang tinggi tersebut bermanfaat sekali bagi kesehatan.
Penelitian menyebutkan bahwa daun kelor mengandung 162 mg klorofi; per 8 gram serbuk kering. Selain itu, daun kelor juga mengandung kadar polyfenol dalam konsentrasi yang cukup tinggi.
Senyawa polyfenol dikenal mampu meningkatkan respon imun atau reaksi sel kekebalan tubuh untuk menangkal radikal bebas dan kuman penyebab penyakit yang masuk ke dalam tubuh.

5. Menurunkan tekanan darah tinggi

manfaat daun kelor
Image: www.eyriesalud.com
Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah salah satu faktor risiko utama penyebab serangan jantung dan stroke.
Tekanan darah tinggi terjadi akibat menyempitnya pembuluh arteri yang disebabkan oleh plak atau akumulasi kolesterol. Daun kelor dapat membantu menurunkan tekanan darah karena mengandung senyawa kalium yang mampu melebarkan pembuluh darah dan mempengaruhi hormon vasopressin atau hormon pengontrol tekanan darah.
Dalam penelitian juga disebutkan bahwa kadar kalium dalam daun kelor lima belas kali lipat lebih tinggi dibanding kalium pada pisang. Selain itu daun kelor juga kaya akan magnesium yang dapat merangsang relaksasi otot polos pada pembuluh darah.

6. Mencegah penyakit jantung

Penyakit jantung adalah salah satu musuh terbesar kita karena penyakit ini dapat membunuh seseorang secara tiba-tiba, baik pada usia muda maupun tua.
Banyak faktor yang meningkatkan resiko penyakit jantung, diantaranya adalah kurangnya konsumsi asam lemak yang baik bagi jantung dan tingginya asupan kolesterol dalam tubuh. Penelitian menunjukkan bahwa asam lemak omega 3 memiliki kemampuan untuk menjaga kesehatan sel dalam jantung dan pembuluh darah sekaligus menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah.
Tidak seperti sayuran lainnya, daun kelor mengandung kadar asam lemak omega 3 yang cukup tinggi bahkan 10 kali lebih banyak dibandingkan kadar asam lemak omega 3 yang terkandung dalam ikan salmon.

7. Merangsang produksi ASI

merangsang produksi asi
Image: www.medicaldaily.com
Banyak ibu menyusui yang rutin mengkonsumsi daun katuk untuk meningkatkan produksi ASI namun hanya sedikit yang mengetahui bahwa daun kelor juga memiliki fungsi yang sama dengan daun tanaman katuk.
Studi membuktikan bahwa daun kelor mengandung senyawa Galactagogues yang mampu merangsang produksi hormon prolaktin pada ibu yang baru melahirkan. Hormon prolaktin adalah hormon yang berperan dalam produksi ASI dalam tubuh seorang wanita.
Baca juga: Ciri-ciri orang hamil yang jarang diketahui
Daun kelor dapat diberikan pada ibu yang baru melahirkan setelah 3 hari untuk merangsang produksi ASI. Daun kelor juga direkomendasikan untuk dikonsumsi bagi ibu menyusui yang sulit mengeluarkan ASI dan ingin memberikan ASI ekslusif kepada bayinya tanpa tambahan susu formula.

8. Mencegah dan mengobati kanker

Julukan the tree of life memang pantas disandang oleh tanaman kelor karena ternyata daun tanaman kelor tidak hanya mencegah dan mengatasi penyakit ringan, akan tetapi membantu mencegah dan mengobati penyakit ganas seperti kanker.
Kanker adalah penyakit yang ditandai dengan kelainan yang terjadi pada sel dan menyebabkan sel tumbuh tidak terkendali dan menyerang sel pada organ tubuh lainnya. Daun kelor mengandung senyawa isothiocyanate benzil yang mampu mencegah pembentukan sel tumor dan kanker. Banyak penelitian ilmiah yang telah membuktikan efek daun kelor terhadap pertumbuhan sel tumor dan kanker.
Mengkonsumsi daun kelor secara rutin dapat mencegah timbulnya penyakit kanker dan meningkatkan kualitas hidup pasien kanker. Selain itu, daun kelor mengandung lebih dari 40 jenis antioksidan yang dapat melawan efek radikal bebas yang dapat menyebabkan mutasi dan kelainan pada sel.

9. Menyembuhkan batu ginjal

khasiat daun kelor
Image: www.health.harvard.edu
Batu ginjal atau gallstone adalah salah satu kelainan yang terjadi pada organ ginjal akibat akumulasi zat-zat sisa yang tidak dapat disaring oleh organ ginjal.
Jika dibiarkan batu ginjal dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal atau yang dikenal dengan sebutan gagal ginjal. Daun kelor mengandung beberapa senyawa kimia seperti seperti alkalid moringin, moringinan dan pterigospermin.
Banyak penelitian telah dilakukan untuk mempelajari efek zat-zat tersebut dan penelitian tersebut melaporkan bahwa daun kelor memiliki kemampuan untuk menghancurkan batu yang mengendap dalam ginjal.
Daun kelor juga mampu merangsang urinasi atau produksi urin serta menghancurkan batu yang terbentuk dalam kandung kemih.

10. Mencegah penuaan kulit

Salah satu manfaat daun kelor lainnya adalah mencegah penuaan pada kulit. Daun kelor mengandung sitokinin, suatu hormon alami dalam tubuh yang merangsang pembelahan, pertumbuhan sel, dan proses penuaan.
Beberapa studi klinis menunjukkan bahwa hormon sitokinin mampu mencegah penuaan atau bertindak sebagai zat anti-aging dalam tubuh. Hormon ini bekerja dengan cara mempengaruhi siklus pergantian sel pada kulit dan mempercepat pergantian sel kulit mati dengan sel yang baru yang umumnya berlangsung sekitar 300 hari.
Hal inilah yang membuat daun kelor dapat mencegah munculnya kerutan pada wajah dan area kulit lainnya. Kandungan vitamin C yang tinggi dalam daun kelor juga dapat merangsang produksi kolagen yang mampu menjaga kekencangan dan kekenyalan kulit.

11. Mencegah anemia

mencegah-anemia
Image: www.empowher.com
Anemia atau yang dikenal dengan penyakit kurang darah adalah suatu kondisi dimana tubuh kekurangan sel darah merah akibat terhambatnya produksi hemoglobin.
Penyakit anemia biasanya disebabkan oleh kurangnya asupan zat besi yang merupakan mineral penting dalam pembentukan hemoglobin dan sel darah merah.
Daun kelor mengandung kadar zat besi yang lebih tinggi dari daun bayam dan dapat digunakan untuk mengatasi penyakit anemia pada seseorang.

12. Meringankan gejala penyakit autoimun

Penyakit autoimun atau autoimunitas adalah kegagalan sistem tubuh untuk mengenali bagian dari dirinya sendiri dan menyerang sel atau organ normal tersebut.
Penyakit autoimun meliputi penyakit Coeliac, arthritis, diabetes melitus tipe 1, dan penyakit lupus. Daun kelor mengandung senyawa Cystein yang dapat membantu proses detoksifikasi racun dalam tubuh. Racun inilah yang menyebabkan peradangan dalam tubuh dan merangsang respon sistem imun yang berlebihan.
Proses detoksifikasi tersebut mampu menenangkan sistem imun atau kekebalan tubuh agar tidak terlalu kuat dalam merespon racun sehingga berakibat pada sel atau jaringan normal yang lainnya.

13. Menjaga kesehatan mata

manfaat daun kelor
Image: www.bowen4me.com
Mungkin anda akan terkejut jika mengetahui bahwa daun kelor mengandung kadar vitamin A dan beta karoten empat kali lebih besar dibandingkan wortel.
Hal ini memang benar adanya karena daun kelor mengandung vitamin A dan beta karoten dalam konsentrasi yang tinggi. Vitamin A dan beta karoten yang terkandung dalam kelor memiliki peranan penting dalam menjaga struktur dan fungsi organ mata.
Sebagaimana diketahui bahwa Vitamin A adalah salah satu penyusun sel batang pada retina mata dan berfungsi mempertahankan penglihatan agar tetap normal.
Manfaat daun kelor tidak bisa dianggap sepele, kandungan nutrisinya dapat sangat membantu dalam proses penyembuhan. Anda dapat mengkonsumsi daun kelor sebagai sayuran atau mengkonsumsinya dalam bentuk ekstrak daun kelor.
Ada baiknya sebelum mengkonsumsi daun kelor, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter yang biasa menangani anda.

http://familinia.com/manfaat-daun-kelor/